Pelindo Catat Kepuasan Pengguna Capai 90 Persen, Efisiensi Perlu Diperkuat

- Penulis

Jumat, 1 Mei 2026 - 20:50 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Carakde.com, Jakarta — Tingkat kepuasan pengguna jasa terhadap layanan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo menembus level di atas 90%, menjadi sinyal positif bagi perbaikan layanan pelabuhan nasional. Namun, capaian tersebut dinilai masih perlu diuji melalui peningkatan efisiensi logistik dan daya saing operasional di lapangan.

Survei Laboratorium Suara Indonesia (LSI) menunjukkan 90,2% responden puas terhadap layanan terminal peti kemas, sementara 85,8% responden menyatakan puas terhadap layanan Pelindo secara umum. Survei ini melibatkan 1.090 responden dari berbagai kelompok pengguna jasa di 80 pelabuhan yang dikelola Pelindo dengan tingkat kepercayaan 95% dan margin of error 2,97%.

Direktur Eksekutif Laboratorium Suara Indonesia (LSI) Ahmad Zaki mengatakan survei dilakukan untuk mengukur persepsi dan harapan pengguna jasa sebagai dasar peningkatan kualitas layanan.

Baca Juga :  OJK Tingkatkan Kapasitas Ketahanan Siber Industri Keuangan Digital Nasional

“Kuesioner yang kami bagikan ini untuk mengukur sampai di mana kepuasan layanan yang diberikan Pelindo, sehingga dapat menjadi bahan perbaikan dan peningkatan kualitas layanan ke depan,” ujar Zaki, Jumat (01/05/2026).

Secara operasional, tingkat kepuasan juga tercatat tinggi pada sejumlah indikator utama, antara lain waiting time kapal sebesar 87,3%, layanan pemanduan kapal 88,2%, serta layanan terminal penumpang 89,8%. Capaian tersebut mengindikasikan adanya perbaikan kualitas layanan yang berdampak terhadap kelancaran aktivitas pelabuhan.

Pengamat Ekonomi Universitas Andalas Muhammad Makky menilai capaian kepuasan di atas 90% merupakan indikator positif, tetapi belum cukup untuk menjadi ukuran tunggal keberhasilan sektor logistik nasional.

“Ketika tingkat kepuasan tinggi, ada dua kemungkinan yang berjalan bersamaan: kinerja memang membaik, atau ekspektasi pengguna jasa belum terlalu tinggi,” ujarnya.

Baca Juga :  Gubernur Sulsel Resmikan Jembatan Sungai Balampangi Penghubung Sinjai-Bulukumba

Menurutnya, indikator kepuasan perlu diikuti ukuran yang lebih konkret, seperti penurunan biaya logistik, peningkatan kecepatan layanan, serta integrasi sistem transportasi antar moda. Hal ini penting mengingat pelabuhan merupakan simpul strategis dalam sistem distribusi nasional yang berpengaruh langsung terhadap daya saing produk Indonesia di pasar global.

Dalam konteks pembangunan nasional, peningkatan kepuasan pengguna jasa dinilai menjadi sinyal awal bahwa transformasi layanan Pelindo mulai dirasakan di lapangan. Namun, tantangan selanjutnya adalah memastikan bahwa capaian tersebut mampu diterjemahkan menjadi efisiensi logistik yang berkelanjutan dan berdampak nyata bagi perekonomian nasional. (*)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita Terkait

Makassar Job Fair 2026 Tawarkan 1.547 Lowongan Pekerjaan, Ditutup 20 Agustus
WALHI Soroti Desakan Zulkifli Hasan dan Jumhur Hidayat Percepat Proyek PSEL di Makassar
Appi Sambut ‘Comeback’ Darije Kalezic di PSM Makassar
Laris Manis, Omset Penjualan Kriya dan Wastra Nusantara Dekranasda Gowa Capai Rp 45 Juta
Potret Appi dan Melinda Aksa Antar Anak di Hari Pertama Sekolah di Makassar
Pansus Hak Angket DPRD Gowa: Kasus Bupati Husniah Bukan Lagi Ranah Privasi
Andi Amran Sulaiman Kembali Pimpin IKA Unhas Periode 2026-2030
Mubes IKA Unhas: Andi Amran Dorong Alumni Jadi Garda Terdepan Hilirisasi Dunia

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 15:37 WITA

Makassar Job Fair 2026 Tawarkan 1.547 Lowongan Pekerjaan, Ditutup 20 Agustus

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:33 WITA

WALHI Soroti Desakan Zulkifli Hasan dan Jumhur Hidayat Percepat Proyek PSEL di Makassar

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:20 WITA

Appi Sambut ‘Comeback’ Darije Kalezic di PSM Makassar

Senin, 13 Juli 2026 - 15:57 WITA

Laris Manis, Omset Penjualan Kriya dan Wastra Nusantara Dekranasda Gowa Capai Rp 45 Juta

Kamis, 25 Juni 2026 - 14:25 WITA

Pansus Hak Angket DPRD Gowa: Kasus Bupati Husniah Bukan Lagi Ranah Privasi

Berita Terbaru

Cora (49) memperlihatkan proses pembuatan teh herbal dari daun mangrove jenis Acanthus yang sudah dikeringkan di rumah panggungnya di Dusun Kuri Caddi, Desa Nisombali, Kecamatan Marusu, Kabupaten Maros, Selasa (21/7/2026)/Carakde.com

Inside

Mangrove Hidupkan Ekonomi Warga Kuri Caddi Maros

Senin, 17 Agu 2026 - 21:12 WITA