Laris Manis, Omset Penjualan Kriya dan Wastra Nusantara Dekranasda Gowa Capai Rp 45 Juta

- Penulis

Senin, 13 Juli 2026 - 15:57 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Carakde.com, Gowa – Stand Pameran Dekranasda Gowa menjadi salah satu yang paling banyak diminati oleh pengunjung pada Pameran Kriya dan Wastra Nusantara yang berlangsung berlangsung 8-12 Juli 2026 di Mal Trans Studio Makassar.

Ketua Dekranasda Kabupaten Gowa, Andi Tenri Indah Darmawangsyah mengatakan bahwa hal ini terlihat dari angka penjualan yang cukup tinggi. Dirinya menyabutkan bahwa omzet penjualan selama pameran berlangsung telah menembus angka Rp. 45 juta.

“Hasil penjualan Dekranasda Gowa selama 5 hari pelaksanaan Pameran Kriya dan Wastra Nusantara dalam rangka HUT Dekranas Ke-46 Tahun 2026 ini sangat luar biasa, jauh di atas ekspektasi kami,” ungkapnya.

Andi Tenri Indah mengungkapkan bahwa dibanding pameran-pameran yang telah dilaksanakan beberapa tahun terakhir, pameran kali ini sangat memberi peluang yang potensial bagi promosi dan pemasaran produk UMKM Binaan Dekranasda Kabupaten Gowa.

Dirinya menyebutkan beberapa produk unggulan yang banyak menarik perhatian pengunjung adalah sarung sutra cura’ labba dan turunannya yaitu dress dan outer berbahan sutra corak labba, baju bodo berbahan sutra, aneka tas rajutan dan anyaman bambu, aneka aksesoris seperti boneka rajut, gelang-gelang, dan gantungan kunci.

Baca Juga :  Sekda Sulsel Serahkan Bantuan Alat Bantu bagi Penyandang Disabilitas dari Empat Daerah

“Kami berharap ke depannya lebih banyak produk unggulan Kabulaten Gowa yang dikenal di seluruh Indonesia dan dapat bersaing hingga tingkat internasional,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gowa, Muh Fajaruddin menyebutkan beberapa tokoh penting yang memakai produk Kabupaten Gowa, seperti Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian memakai baju dari sutra Gowa dan Ketua TP PKK Provinsi Jawa Timur, Arumi Bachsin memakai Baju Bodo Gowa.

“Terima kasih pak Mendagri memakai baju dari sutra Gowa, terima kasih juga ibu Ketua TP PKK Provinsi Jawa Timur memakai Baju bodo Gowa dan ibu Wakil Ketua Dekranas memakai sarung sutra binaan Dekaranasda Gowa,” ungkapnya.

Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian saat menutup rangkaian acara 46 Tahun Dekranas di Trans Studio Mall (TSM) Makassar, Minggu (12/6) mengungkapkan bahwa kegiatan ini sebagai ajang promosi produk kerajinan nusantara yang tentunya akan berdampak pada sektor ekonomi.

Baca Juga :  Nonton Duluan di 15 Kota, Film Suka Duka Tawa Disambut Antusias di Makassar

Tito menilai bahwa, industri kerajinan dunia memiliki nilai ekonomi yang sangat besar. Dirinya menyebutkan produk lokal Indonesia memiliki keunggulan yang tidak dimiliki negara lain. Indonesia memiliki keberagaman produk kerajinan yang lahir dari kekayaan budaya, suku, serta sumber daya alam yang tersebar di seluruh nusantara.

“Indonesia adalah negara dengan kerajinan tangan paling beragam di dunia. Setiap daerah memiliki ciri khas masing-masing karena kita memiliki begitu banyak suku, budaya, dan sumber daya alam yang berbeda-beda,” ujarnya.

Menurut Tito, ini menjadi modal besar untuk menjadikan Indonesia sebagai salah satu pemain utama industri kerajinan dunia. Olehnya itu, dirinya mendorong seluruh pemangku kepentingan, termasuk Dekranas dan pemerintah daerah, agar terus mengembangkan inovasi produk, meningkatkan kualitas, serta memanfaatkan bahan baku lokal yang selama ini belum diolah secara optimal menjadi produk bernilai ekonomi tinggi.

“Apabila potensi tersebut dikelola secara serius dan berkelanjutan, industri kerajinan Indonesia tidak hanya mampu meningkatkan kesejahteraan para perajin,” ungkapnya. (*)

Berita Terkait

Makassar Job Fair 2026 Tawarkan 1.547 Lowongan Pekerjaan, Ditutup 20 Agustus
WALHI Soroti Desakan Zulkifli Hasan dan Jumhur Hidayat Percepat Proyek PSEL di Makassar
Appi Sambut ‘Comeback’ Darije Kalezic di PSM Makassar
Potret Appi dan Melinda Aksa Antar Anak di Hari Pertama Sekolah di Makassar
Pansus Hak Angket DPRD Gowa: Kasus Bupati Husniah Bukan Lagi Ranah Privasi
Andi Amran Sulaiman Kembali Pimpin IKA Unhas Periode 2026-2030
Mubes IKA Unhas: Andi Amran Dorong Alumni Jadi Garda Terdepan Hilirisasi Dunia
Andi Amran Amankan 84,5 Persen Dukungan, Berpeluang Kembali Pimpin IKA Unhas

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 15:37 WITA

Makassar Job Fair 2026 Tawarkan 1.547 Lowongan Pekerjaan, Ditutup 20 Agustus

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:33 WITA

WALHI Soroti Desakan Zulkifli Hasan dan Jumhur Hidayat Percepat Proyek PSEL di Makassar

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:20 WITA

Appi Sambut ‘Comeback’ Darije Kalezic di PSM Makassar

Senin, 13 Juli 2026 - 15:57 WITA

Laris Manis, Omset Penjualan Kriya dan Wastra Nusantara Dekranasda Gowa Capai Rp 45 Juta

Kamis, 25 Juni 2026 - 14:25 WITA

Pansus Hak Angket DPRD Gowa: Kasus Bupati Husniah Bukan Lagi Ranah Privasi

Berita Terbaru

Cora (49) memperlihatkan proses pembuatan teh herbal dari daun mangrove jenis Acanthus yang sudah dikeringkan di rumah panggungnya di Dusun Kuri Caddi, Desa Nisombali, Kecamatan Marusu, Kabupaten Maros, Selasa (21/7/2026)/Carakde.com

Inside

Mangrove Hidupkan Ekonomi Warga Kuri Caddi Maros

Senin, 17 Agu 2026 - 21:12 WITA