Dari Pantai Losari ke TSM, F8 Makassar Bukan Lagi Event Tepian Air

- Penulis

Selasa, 23 September 2025 - 18:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

F8 Makassar/Int

F8 Makassar/Int

Makassar, Carakde.com – Event Makassar International Eight Festival & Forum (F8) masih berlanjut di tahun 2025. Namun ada yang berbeda, lokasi event yang dulunya selalu di Pantai Losari kini berpindah ke Trans Studio Mall (TSM) di Jalan Metro Tanjung Bunga.

Perpindahan lokasi itu menyita perhatian masyarakat. Sebab terjadi setelah era Danny Pomanto sebagai Wali Kota Makassar berakhir. Memasuki kepemimpinan Munafri Arifuddin, event ini mulai berganti lokasi untuk pertama kalinya.

Dulunya F8 Makassar dikenal sebagai event tepian air atau waterfront city festival karena digelar di Pantai Losari. Saat itu, Danny Pomanto beberapa kali sesumbar event ini menjadi yang terbesar di Indonesia, bahkan masuk Top 10 Kharisma Event Nusantara (KEN) dari Kementerian Pariwisata.

Alasan Pindah Lokasi

PT Festival Delapan Indonesia selaku pihak penyelenggara memutuskan memindahkan event F8 ke area parkir TSM Makassar yang akan digelar pada 24 sampai 28 September 2025.

Direktur Utama PT Festival Delapan Indonesia, Sofyan Setiawan mengatakan, F8 edisi kedelapan ini dirancang sebagai momentum baru yang lebih nyaman sekaligus memberikan suasana berbeda bagi pengunjung, alih-alih tetap pada ciri khas lamanya sebagai festival tepian air.

“Ini adalah moment kick off dari F8 ke-8. Kita berharap akan jauh memberikan makna lebih positif bagi industri kreatif. Tentunya kami ingin menghadirkan sajian yang fantastis bagi pengunjung,” kata Wawan.

Selain itu, menurut pria yang akrab disapa Wawan itu, lokasi TSM dipilih karena adanya kabar rencana Pemerintah Kota Makassar melakukan revitalisasi Anjungan Pantai Losari.

Baca Juga :  Wacana BBM Tercampur Etanol Bikin Khawatir Pengendara dan Dealer di Makassar

“Kami memilih TSM supaya ada suasana yang baru. Venue baru biasanya suasananya pasti berbeda dan kami berusaha menciptakan F8 yang lebih segar. Kedua, memang ada informasi bahwa Anjungan Pantai Losari akan direvitalisasi,” jelasnya.

Tetap Didukung Pemerintah Kota Makassar

F8 kini sepenuhnya dikelola pihak swasta, tanpa ada dukungan Pemerinta Kota Makasar. Namun, Dinas Pariwisata menegaskan event tersebut tetap dapat dukungan dari segi promosi.

Kepala Bidang Promosi dan Pemasaran Dinas Pariwisata Kota Makassar, Yulianti, menilai F8 masih menjadi event strategis yang mampu menggerakkan sektor ekonomi kreatif dan UMKM.

“F8 ini memang kegiatan swasta, tapi kami dari Dinas Pariwisata akan tetap mendukung dari sisi promosi. Bukan hanya untuk warga Makassar, tapi juga masyarakat dari daerah lain agar ikut berpartisipasi. Event ini masuk kalender nasional, sehingga kami percaya okupansi hotel naik, perputaran ekonomi bergerak, dan UMKM mendapat ruang lebih luas,” ujar Yulianti saat di konfirmasi.

Dia juga mengakui bahwa 2025 merupakan tahun efisiensi, namun F8 diyakini tetap bisa menjadi mesin penggerak ekonomi lokal.

“Meskipun tahun efisiensi, dengan adanya F8 perputaran ekonomi bisa bangkit kembali. Pelaku subsektor kreatif juga bisa mendapat momentum,” tambahnya.

Suara Publik: Antara Rasa Penasaran dan Keraguan

Salah seorang warga, Heni Mustari, mengaku antusias sekaligus bertanya-tanya mengenai suasana festival tahun ini. Selama beberapa tahun terakhir, F8 selalu digelar di kawasan Pantai Losari yang menjadi ikon Makassar.

Baca Juga :  Bahaya Les Privat, Jadi Modus Guru Berbuat Pelecehan kepada Anak di Makassar

“Karena kan beberapa tahun belakangan itu di Pantai Losari dilangsungkan F8. Nah, sekarang aku dengar-dengar akan dilaksanakan di TSM. Apakah akan seramai yang di Losari atau bagaimana? Karena tempatnya lebih kecil daripada di pantai. Itu yang bikin penasaran, tapi saya juga tidak sabar menantikan F8 ini,” ujarnya.

Pernyataan tersebut mencerminkan harapan sekaligus keraguan masyarakat. Publik menunggu apakah F8 di lokasi baru mampu tetap menghadirkan kemeriahan seperti edisi sebelumnya di kawasan waterfront.

Akankah Ikon baru Muncul di F8 Tahun Ini?

F8 dikenal sebagai ajang yang menyatukan delapan subsektor kreatif, yakni kuliner, fesyen, musik, film, seni rupa, literasi, seni pertunjukan, serta flora dan fauna. Selama ini, lokasi di Pantai Losari telah menjadi ikon sekaligus membentuk atmosfer berbeda dari festival lainnya di Indonesia.

Perubahan lokasi menimbulkan pertanyaan, apakah F8 masih bisa disebut sebagai festival tepian air setelah berpindah ke pusat perbelanjaan modern? Langkah ini dipandang sebagian pihak sebagai upaya membangun identitas baru, namun di sisi lain dikhawatirkan mengaburkan ciri khas yang telah melekat sejak awal penyelenggaraan.

Meski demikian, F8 2025 tetap tercatat dalam Top 10 KEN Kementerian Pariwisata dan dipastikan menyedot perhatian nasional. Jawaban apakah publik menerima wajah baru festival ini atau justru merindukan suasana Pantai Losari akan terlihat saat perhelatan berlangsung akhir September mendatang.

Editor : Muh Agung Eka

Berita Terkait

Wacana BBM Tercampur Etanol Bikin Khawatir Pengendara dan Dealer di Makassar
Susahnya Hidup di Makassar, Parkir Liar Ada di Mana-mana
Bahaya Les Privat, Jadi Modus Guru Berbuat Pelecehan kepada Anak di Makassar
Waspada Praktik Nepotisme Rekrutmen Kerja di BUMD Makassar
Murah dan Praktis, Gerai Kopi Takeaway Tumbuh Subur di Makassar
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 1 November 2025 - 09:32 WITA

Wacana BBM Tercampur Etanol Bikin Khawatir Pengendara dan Dealer di Makassar

Rabu, 22 Oktober 2025 - 16:57 WITA

Susahnya Hidup di Makassar, Parkir Liar Ada di Mana-mana

Selasa, 14 Oktober 2025 - 01:45 WITA

Bahaya Les Privat, Jadi Modus Guru Berbuat Pelecehan kepada Anak di Makassar

Rabu, 8 Oktober 2025 - 19:22 WITA

Waspada Praktik Nepotisme Rekrutmen Kerja di BUMD Makassar

Kamis, 2 Oktober 2025 - 20:42 WITA

Murah dan Praktis, Gerai Kopi Takeaway Tumbuh Subur di Makassar

Berita Terbaru

Parkir bahu jalan di Jalan Bougenville, Makassar/FOTO: SRI WAHYUNI-CARAKDE

Inside

Susahnya Hidup di Makassar, Parkir Liar Ada di Mana-mana

Rabu, 22 Okt 2025 - 16:57 WITA