Murah dan Praktis, Gerai Kopi Takeaway Tumbuh Subur di Makassar

- Penulis

Kamis, 2 Oktober 2025 - 20:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu gerai kopi khusus takeaway di Makassar/ FOTO: Sri Wahyuni-Carakde

Salah satu gerai kopi khusus takeaway di Makassar/ FOTO: Sri Wahyuni-Carakde

Makassar, Carakde.com – Bisnis minuman kopi di Kota Makasar, Sulawesi Selatan dan sekitarnya semakin ketat seiring maraknya dibuka gerai baru dengan konsep takeaway.

Bisnis ini menyasar segmen anak muda dan pekerja urban yang punya mobilitas tinggi. Jadi tanpa harus ke kafe, mereka pun bisa menikmati minuman kopi.

Bukan hanya sekadar tren gaya hidup, geliat bisnis kopi takeaway juga memberi warna baru bagi perkembangan sektor kuliner lokal. Namun di saat yang sama, persaingan juga semakin ketat.

Di Kota Makassar, sudah banyak dijumpai gerai kopi khusus takeaway, seperti Komar, Padurasa, dan Mooka Kopi. Ketiganya pun telah punya beberapa cabang di lokasi yang strategis, semisal Mooka Kopi berada di Jalan Toddopuli Raya dan Talasalapang.

Harganya juga sama, yaitu Rp13.000 untuk semua item minuman baik kopi maupun non kopi. Dengan harga yang terjangkau ketimbang kafe lain, masyarakat kini mulai beralih ke kopi takeaway.

“Saya sudah sering beli, karena cuma mau nongkrong di rumah,” kata Azril, salah satu pencinta kopi takeway.

Selain itu, kopinya lebih murah, sehingga sangat cocok dibeli di saat kondisi keuangan menipis namun butuh kopi untuk ‘refresh’ pikiran. “Rasanya juga hampir sama yang di kedai,” ucapnya.

Baca Juga :  Bahaya Les Privat, Jadi Modus Guru Berbuat Pelecehan kepada Anak di Makassar

Tanggapan Pengamat

Pengamat Kopi, Rahmat Fajrianto menilai fenomena ini sudah menjamur di berbagai kota besar di Indonesia. Sebab gaya hidup masyarakat cenderung lebih menyukai penyajian kopi yang praktis.

Hanya saja, Trian, sapaan akrabnya itu mengingatkan bisnis kopi khusus takeaway agar terus berinovasi sehingga mampu bertahan di tengah persaingan yang ketat.

“Yang penting industrinya bisa berkembang lebih maju, khususnya di Makassar,” ujar pemilik kedai kopi Kopi Teori itu saat dihubungi, Minggu (28/9/2025).

Rahmat Fajrianto bersama sang istri/FOTO: Instagram @uncle_trian
Rahmat Fajrianto bersama sang istri/FOTO: Instagram @uncle_trian

Pemerintah Dorong Industri Kopi di Makassar Menggeliat

Pemerintah Kota Makassar dalam hal ini Dinas Koperasi dan UKM (Diskop) Kota Makassar, Arlin Ariesta justru menyambut baik fenomena gerai kopi khusus takeaway ini.

Kepala Diskop Kota Makassar, Arlin Ariesta mengatakan pemerintah menghadirkan regulasi untuk memudahkan mereka bergeliat. Salah satunya lewat Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2021, termasuk aturan melalui Peraturan Wali Kota Makassar.

Kepala Diskop Makassar, Arlin Ariesta/FOTO: Int
Kepala Diskop Makassar, Arlin Ariesta/FOTO: Int

“Semua bentuk kemudahan itu kita dorong agar pelaku usaha semakin berkembang. Tapi tentu, tidak hanya dari sisi pemberdayaan. Kami juga menekankan pentingnya kepatuhan terhadap aturan perizinan. Jadi pelaku usaha kopi, termasuk take away, tetap harus beroperasi sesuai regulasi yang berlaku,” jelas Arlin.

Baca Juga :  Waspada Praktik Nepotisme Rekrutmen Kerja di BUMD Makassar

Arlin menambahkan, regulasi tersebut dirancang bukan untuk membatasi, melainkan memberi arah agar pelaku usaha tetap bisa tumbuh sehat, tertib, dan berkelanjutan.

Dorong Ekonomi Lokal, Buka Peluang Baru

Maraknya bisnis kopi takeaway juga dinilai berdampak positif terhadap perekonomian daerah.

Arlin menyebut, industri ini mampu mendongkrak pendapatan masyarakat sekaligus membuka lapangan kerja baru, khususnya bagi generasi muda yang ingin terjun ke dunia wirausaha.

“Industri ini terbukti mendongkrak perekonomian lokal, terutama bagi masyarakat yang terjun langsung sebagai pelaku usaha,” katanya.

Dengan semangat pemberdayaan dan dukungan regulasi, Diskop Makassar berharap usaha kopi take away di Makassar terus berkembang tanpa mengabaikan aspek legalitas dan kesehatan.

Potensi Industri Kopi Makassar di Masa Depan

Dengan semakin masifnya tren ini, Makassar berpeluang besar menjadi salah satu kota dengan ekosistem industri kopi yang mapan. Namun, keberhasilan itu hanya dapat terwujud jika ada sinergi antara regulasi pemerintah, inovasi dari pelaku usaha, serta dukungan konsumen yang makin cerdas dalam memilih produk.

Bisnis kopi takeaway bukan sekadar soal minuman, tetapi juga tentang bagaimana menciptakan ekosistem usaha yang sehat, inovatif, dan berdaya saing tinggi di tengah perubahan gaya hidup masyarakat modern. (*)

Editor : Muh Agung Eka

Berita Terkait

Wacana BBM Tercampur Etanol Bikin Khawatir Pengendara dan Dealer di Makassar
Susahnya Hidup di Makassar, Parkir Liar Ada di Mana-mana
Bahaya Les Privat, Jadi Modus Guru Berbuat Pelecehan kepada Anak di Makassar
Waspada Praktik Nepotisme Rekrutmen Kerja di BUMD Makassar
Dari Pantai Losari ke TSM, F8 Makassar Bukan Lagi Event Tepian Air

Berita Terkait

Sabtu, 1 November 2025 - 09:32 WITA

Wacana BBM Tercampur Etanol Bikin Khawatir Pengendara dan Dealer di Makassar

Rabu, 22 Oktober 2025 - 16:57 WITA

Susahnya Hidup di Makassar, Parkir Liar Ada di Mana-mana

Selasa, 14 Oktober 2025 - 01:45 WITA

Bahaya Les Privat, Jadi Modus Guru Berbuat Pelecehan kepada Anak di Makassar

Rabu, 8 Oktober 2025 - 19:22 WITA

Waspada Praktik Nepotisme Rekrutmen Kerja di BUMD Makassar

Kamis, 2 Oktober 2025 - 20:42 WITA

Murah dan Praktis, Gerai Kopi Takeaway Tumbuh Subur di Makassar

Berita Terbaru

Parkir bahu jalan di Jalan Bougenville, Makassar/FOTO: SRI WAHYUNI-CARAKDE

Inside

Susahnya Hidup di Makassar, Parkir Liar Ada di Mana-mana

Rabu, 22 Okt 2025 - 16:57 WITA