Sekda Sulsel Serahkan Bantuan Alat Bantu bagi Penyandang Disabilitas dari Empat Daerah

- Penulis

Rabu, 28 Januari 2026 - 14:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penyerahan bantuan alat disabilitas dilakukan secara simbolis oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Sulsel, Jufri Rahman, kepada sejumlah penerima manfaat yang berlangsung di Baruga Lounge Kantor Gubernur Sulsel, Rabu (28/1/2026)/FOTO: IST

Penyerahan bantuan alat disabilitas dilakukan secara simbolis oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Sulsel, Jufri Rahman, kepada sejumlah penerima manfaat yang berlangsung di Baruga Lounge Kantor Gubernur Sulsel, Rabu (28/1/2026)/FOTO: IST

CaraPkde.com, Makassar — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) melalui Dinas Sosial menyalurkan bantuan sosial berupa alat bantu bagi penyandang disabilitas yang tergabung dalam lembaga kesejahteraan sosial.

Sebanyak 15 penyandang disabilitas menjadi penerima manfaat, yang berasal dari Kabupaten Jeneponto, Kota Palopo, Kabupaten Sinjai, dan Kabupaten Soppeng.

Penyerahan bantuan alat disabilitas dilakukan secara simbolis oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Sulsel, Jufri Rahman, kepada sejumlah penerima manfaat yang berlangsung di Baruga Lounge Kantor Gubernur Sulsel, Rabu (28/1/2026).

Kegiatan ini juga melibatkan Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Selatan sebagai bentuk sinergi lintas sektor dalam mendukung pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas.

Jenis alat bantu yang diserahkan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing penerima, di antaranya kaki palsu atau protese atas lutut, kursi roda, tongkat, alat bantu dengar, serta tongkat netra.

Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan kemandirian serta kualitas hidup penyandang disabilitas dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan, Abd. Malik Faisal, menegaskan bahwa penyerahan bantuan tersebut merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah daerah bagi masyarakat.

“Penyerahan bantuan ini sebagai wujud kehadiran dan perhatian Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan kepada masyarakat. Kita serahkan ada dari Jeneponto, Palopo, Soppeng, dan Sinjai,” katanya.

Baca Juga :  Pansus Hak Angket DPRD Gowa: Kasus Bupati Husniah Bukan Lagi Ranah Privasi

Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, mengapresiasi Dinas Sosial yang telah menginisiasi terlaksananya kegiatan tersebut. Ia juga mendorong penguatan basis data penyandang disabilitas secara akurat dan terperinci.

“Maka akan membuka ruang kepada orang yang mau beramal. Kita bisa membuat kebijakan yang memungkinkan orang lain ikut di dalamnya, sehingga penerima manfaat tepat sasaran. Semoga kita juga dapat memperluas cakupan bantuan,” ungkapnya.

Ia turut memberikan motivasi kepada para penyandang disabilitas agar tetap percaya diri dan optimistis.

“Mereka memiliki potensi jika ditangani dan diarahkan dengan tepat. Jangan merasa itu kekurangan, tapi jadikan itu kelebihan yang diberikan Allah. Artinya Allah memberi kesempatan untuk menunjukkan diri lebih baik,” pungkasnya.

Para penerima manfaat pun menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diterima. Amiruddin, warga Kabupaten Jeneponto yang menerima bantuan kaki palsu, mengaku sangat terbantu.

“Saya sangat bahagia atas bantuan ini dan berterima kasih kepada Dinas Sosial Provinsi, Bapak Gubernur, Ibu Wakil Gubernur, dan Bapak Sekda, serta Ketua PPDI Jeneponto,” ucapnya.

Baca Juga :  Andi Amran Sulaiman Kembali Pimpin IKA Unhas Periode 2026-2030

Hal senada disampaikan Budarnawati, keluarga penerima bantuan kursi roda asal Jeneponto.

“Bantuan ini mewakili om saya, yang lumpuh dan tidak bisa jalan. Alhamdulillah dengan bantuan ini, maka bisa bergerak dibawa ke mana-mana. Lebih mudah. Terima kasih dan bersyukur atas bantuannya,” ujarnya.

Pengurus Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Rezeki Hidayat Kabupaten Jeneponto, Hasrul, turut mengapresiasi perhatian Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

“Kita sangat berterima kasih dan memberikan apresiasi kepada Dinas Sosial Provinsi khususnya karena telah membantu teman-teman penyandang disabilitas di Kabupaten Jeneponto yang kurang mampu, sehingga dengan adanya alat-alat prothesa begini, maka mereka akan terbantu dalam aktivitas hari-harinya,” ungkapnya.

Bagi masyarakat, khususnya keluarga penyandang disabilitas, bantuan ini meringankan beban ekonomi sekaligus meningkatkan kualitas hidup sehari-hari. Akses terhadap alat bantu memungkinkan penyandang disabilitas lebih aktif, produktif, dan terlibat dalam kehidupan sosial, sehingga mendorong terciptanya lingkungan yang lebih inklusif dan berempati.

Program bantuan alat bantu disabilitas ini memperkuat komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam mewujudkan pembangunan inklusif dan berkeadilan sosial sesuai dengan SDGs Tujuan 10 yakni mengurangi ketimpangan. (*)

Berita Terkait

Makassar Job Fair 2026 Tawarkan 1.547 Lowongan Pekerjaan, Ditutup 20 Agustus
WALHI Soroti Desakan Zulkifli Hasan dan Jumhur Hidayat Percepat Proyek PSEL di Makassar
Appi Sambut ‘Comeback’ Darije Kalezic di PSM Makassar
Laris Manis, Omset Penjualan Kriya dan Wastra Nusantara Dekranasda Gowa Capai Rp 45 Juta
Potret Appi dan Melinda Aksa Antar Anak di Hari Pertama Sekolah di Makassar
Pansus Hak Angket DPRD Gowa: Kasus Bupati Husniah Bukan Lagi Ranah Privasi
Andi Amran Sulaiman Kembali Pimpin IKA Unhas Periode 2026-2030
Mubes IKA Unhas: Andi Amran Dorong Alumni Jadi Garda Terdepan Hilirisasi Dunia

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 15:37 WITA

Makassar Job Fair 2026 Tawarkan 1.547 Lowongan Pekerjaan, Ditutup 20 Agustus

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:33 WITA

WALHI Soroti Desakan Zulkifli Hasan dan Jumhur Hidayat Percepat Proyek PSEL di Makassar

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:20 WITA

Appi Sambut ‘Comeback’ Darije Kalezic di PSM Makassar

Senin, 13 Juli 2026 - 15:57 WITA

Laris Manis, Omset Penjualan Kriya dan Wastra Nusantara Dekranasda Gowa Capai Rp 45 Juta

Kamis, 25 Juni 2026 - 14:25 WITA

Pansus Hak Angket DPRD Gowa: Kasus Bupati Husniah Bukan Lagi Ranah Privasi

Berita Terbaru

Cora (49) memperlihatkan proses pembuatan teh herbal dari daun mangrove jenis Acanthus yang sudah dikeringkan di rumah panggungnya di Dusun Kuri Caddi, Desa Nisombali, Kecamatan Marusu, Kabupaten Maros, Selasa (21/7/2026)/Carakde.com

Inside

Mangrove Hidupkan Ekonomi Warga Kuri Caddi Maros

Senin, 17 Agu 2026 - 21:12 WITA