Mubes IKA Unhas Soroti Ketahanan Pangan dan Energi Nasional

- Penulis

Kamis, 30 April 2026 - 23:10 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Carakde.com, Makassar — Pelaksanaan Musyawarah Besar (Mubes) Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin (IKA Unhas) tidak hanya menjadi ajang konsolidasi organisasi.

Acara yang berlangsung di Hotel Fourpoints by Sheraton Makassar, Sabtu (2/5/2026) ini juga menghadirkan ruang intelektual melalui sharing session yang membahas isu-isu strategis nasional.

Salah satu yang akan menjadi perhatian alumni adalah diskusi dengan tema ketahanan pangan dan energi serta relevansinya bagi alumni Unhas.

Kegiatan yang digelar di sela-sela rangkaian Mubes ini akan dihadiri alumni dari berbagai latar belakang, mulai dari akademisi, praktisi, pengusaha dan birokrat. Termasuk alumni yang telah berkecimpung di sektor pangan dan energi.

Diskusi ini akan menyoroti tantangan global sekaligus peluang besar yang dapat dimanfaatkan oleh alumni Unhas.

Penanggung jawab sharing session Mubes IKA Unhas, Dr Yenny Ramli dalam keterangannya, Kamis (30/4/2026) malam menyebutkan sharing session ini dikhususkan bagi alumni yang bukan peserta penuh dan peserta peninjau.

“Ketika alumni yang jadi peserta penuh dan peninjau bersidang, maka alumni lain bisa mengikuti sharing session ini di ruangan lain,” kata Yenny.

Konsep sharing session ini mengadopsi model Indonesia Lawyers Club (ILC) yang dahulu ditayangkan TVOne. Dimana, kata Yenny, dalam ruangan disiapkan beberapa meja bundar yang ditempati alumni.

“Saya dan kak Eky (Rezky Muliadi) akan menjadi pemantik diskusi. Setelah itu kita akan mengajak alumni memberikan respons dan berdiskusi,” jelas Yenny.

Ketika ditanya kenapa memilih tema ketahanan pangan dan energi, Yenny menjelaskan isu pangan dan energi sangat relevan dengan kondisi global saat ini.

Menurut Yenny, ketahanan pangan dan energi dipandang sebagai dua sektor krusial yang tidak hanya menentukan stabilitas nasional, tetapi juga membuka ruang kontribusi nyata bagi alumni.

Baca Juga :  Tersangka Perusakan PO New Liman Masih Berkeliaran, Polisi Didesak Tahan dan Perkara Dilimpahkan ke Kejaksaan

Indonesia sebagai negara dengan sumber daya alam melimpah, katanya, dinilai memiliki potensi besar untuk mencapai kemandirian di kedua sektor tersebut, jika dikelola dengan inovasi dan kolaborasi yang kuat.

Ia berharap peran alumni Unhas dalam mendorong inovasi, investasi, serta pengembangan ekosistem bisnis di bidang pangan dan energi.

Alumni diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari sistem, tetapi juga menjadi motor penggerak perubahan, baik melalui kewirausahaan, riset, maupun penguatan jejaring profesional.

Selain itu, lanjutnya, diskusi ini juga menggarisbawahi pentingnya sinergi antara alumni, perguruan tinggi, pemerintah, dan sektor swasta.

Kolaborasi lintas sektor dianggap sebagai kunci dalam menjawab tantangan ketahanan pangan dan energi yang semakin kompleks di tengah dinamika global.

Diskusi ini diharapkan menjadi langkah awal bagi lahirnya kolaborasi dan inisiatif baru dari alumni Unhas di bidang ketahanan pangan dan energi.

Untuk sektor pangan, di bawah kepemimpinan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Indonesia sudah memperlihatkan ketahanan pangan yang baik. Menurut Yenny, hal ini harus didorong agar alumni Unhas juga memberikan kontribusi untuk kemajuan negeri.

Yenny berharap sharing session ini mempertemukan alumni mulai dari yang berperan sebagai produsen dan pelaku usaha. “Harapan kita ada koneksi antaralumni di sektor pangan dan energi,” kata Yenny.

Lebih jauh Yenny menjelaskan, dari sharing session akan muncul gagasan-gagasan baru yang bisa jadi akan menjadi program pengurus ke depan.

“Kami harap para alumni memberikan feeding. Malah lebih bagus lagi kalau feeding itu sudah sangat teknis,” paparnya.

Intinya, kata Yenny, sharing session ini selain menjadi ajang silaturahmi antaralumni, juga menjadi ajang adu gagasan tentang ketahanan pangan dan energi untuk kepentingan negeri.

Baca Juga :  OJK Tingkatkan Kapasitas Ketahanan Siber Industri Keuangan Digital Nasional

Sementara itu, Bendahara Panitia Mubes yang juga akan menjadi pemantik di diskusi ini menjelaskan, sharing session ini juga bisa menjadi bussines matching bagi alumni.

“Bisa saja ada alumni yang butuh sesuatu di bidang pangan ternyata bisa disuplai oleh alumni lainnya,” kata Eky.

Selain itu, Eky menjelaskan, para alumni juga akan mendengarkan pengantar dari blogger nomor satu di Indonesia yang juga alumni Unhas, Muhammd Yusran Darmawan.

Yusran, kata Eky, akan membahas bagaimana peran komunikasi dalam relevansinya dengan ketahanan pangan dan energi.

Welcome Dinner di Rujab Gubernur

Sekadar diketahui bahwa, Mubes IKA Unhas akan dilaksanakan 1 hingga 3 Mei 2026. Pada Jumat (1/5/2026) para peserta dari seluruh Indonesia dan beberapa negara akan melakukan registrasi.

Malamnya, seluruh peserta akan dijamu makan malam berupa welcome dinner di rumah jabatan Gubernur Sulsel di Jalan Jenderal Sudirman.

Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman saat menerima panitia di kantor Gubernur Sulsel, Rabu (29/4/2026) menyatakan siap menerima para peserta Mubes IKA Unhas.

“Saya sebagai gubernur mengucapkan selamat datang kepada seluruh delegasi yang berasal dari beberapa negara dan seluruh Indonesia,” kata Andi Sudirman.

Pembukaan Mubes akan dilaksanakan, Sabtu (2/5/2026) pagi. Pembukaan akan dihadiri Ketua Umum IKA Unhas yang juga Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, para kepala daerah di Sulsel dan alumni Unhas yang menjadi pejabat daerah, maupun pejabat negara di tingkat nasional.

Mubes ini juga akan dihadiri Rektor Unhas yang baru saja dilantik, Prof Dr Ir Jamaluddin Jompa serta beberapa mantan Rektor Unhas. (*)

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Makassar Job Fair 2026 Tawarkan 1.547 Lowongan Pekerjaan, Ditutup 20 Agustus
WALHI Soroti Desakan Zulkifli Hasan dan Jumhur Hidayat Percepat Proyek PSEL di Makassar
Appi Sambut ‘Comeback’ Darije Kalezic di PSM Makassar
Laris Manis, Omset Penjualan Kriya dan Wastra Nusantara Dekranasda Gowa Capai Rp 45 Juta
Potret Appi dan Melinda Aksa Antar Anak di Hari Pertama Sekolah di Makassar
Pansus Hak Angket DPRD Gowa: Kasus Bupati Husniah Bukan Lagi Ranah Privasi
Andi Amran Sulaiman Kembali Pimpin IKA Unhas Periode 2026-2030
Mubes IKA Unhas: Andi Amran Dorong Alumni Jadi Garda Terdepan Hilirisasi Dunia

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 15:37 WITA

Makassar Job Fair 2026 Tawarkan 1.547 Lowongan Pekerjaan, Ditutup 20 Agustus

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:33 WITA

WALHI Soroti Desakan Zulkifli Hasan dan Jumhur Hidayat Percepat Proyek PSEL di Makassar

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:20 WITA

Appi Sambut ‘Comeback’ Darije Kalezic di PSM Makassar

Senin, 13 Juli 2026 - 15:57 WITA

Laris Manis, Omset Penjualan Kriya dan Wastra Nusantara Dekranasda Gowa Capai Rp 45 Juta

Kamis, 25 Juni 2026 - 14:25 WITA

Pansus Hak Angket DPRD Gowa: Kasus Bupati Husniah Bukan Lagi Ranah Privasi

Berita Terbaru

Cora (49) memperlihatkan proses pembuatan teh herbal dari daun mangrove jenis Acanthus yang sudah dikeringkan di rumah panggungnya di Dusun Kuri Caddi, Desa Nisombali, Kecamatan Marusu, Kabupaten Maros, Selasa (21/7/2026)/Carakde.com

Inside

Mangrove Hidupkan Ekonomi Warga Kuri Caddi Maros

Senin, 17 Agu 2026 - 21:12 WITA